0

AMBROXOL TAB (SAMPHARINDO)

Rp 12.000

Quantity

Detail Produk

Ambroxol tablet dari Sampharindo adalah obat mukolitik yang digunakan untuk mengencerkan dahak dan membantu meredakan batuk berdahak akibat berbagai kondisi pernapasan. Obat ini termasuk dalam kategori obat keras yang memerlukan resep dokter. 
Indikasi
Ambroxol HCL Tablet 30 mg (Sampharindo) diindikasikan untuk penyakit saluran pernapasan akut dan kronis yang berhubungan dengan produksi dahak yang abnormal dan kental, sehingga sulit dikeluarkan. Kondisi tersebut meliputi: 
  • Bronkitis (akut dan kronis, termasuk eksaserbasi atau kambuhnya gejala secara mendadak).
  • Emfisema paru.
  • Bronkiektasis.
  • Asma bronkial yang disertai dahak.
  • Terapi sebelum dan sesudah operasi, serta dalam perawatan intensif untuk mencegah komplikasi paru. 
Dosis dan Aturan Pakai
Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter. Ambroxol dapat dikonsumsi bersamaan atau setelah makan untuk mengurangi ketidaknyamanan pada perut. 
  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1 tablet, 2-3 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 60 mg (2 tablet) dua kali sehari bila diperlukan.
  • Anak usia 6-12 tahun: ½ tablet, 2-3 kali sehari.
  • Dosis harian maksimum adalah 120 mg. 
Efek Samping
Efek samping yang mungkin timbul akibat konsumsi Ambroxol umumnya bersifat ringan dan sementara, meskipun reaksi alergi yang parah jarang terjadi. 
  • Gangguan saluran pencernaan, seperti mual, muntah, diare, sakit perut, mulas, dan perut kembung.
  • Mulut atau tenggorokan kering.
  • Perubahan indera perasa (dysgeusia).
  • Jarang terjadi ruam kulit atau reaksi alergi serius seperti syok anafilaksis. 
Perhatian dan Peringatan
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap Ambroxol.
  • Hati-hati penggunaan pada pasien dengan tukak lambung atau duodenum (usus dua belas jari).
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati atau ginjal sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
  • Ambroxol termasuk dalam Kategori Kehamilan C, yang berarti obat hanya boleh digunakan jika manfaat yang diharapkan lebih besar daripada risikonya terhadap janin. Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang hamil, terutama pada trimester pertama.
  • Obat ini dapat terserap ke dalam ASI, sehingga tidak dianjurkan untuk ibu menyusui tanpa persetujuan dokter.
  • Interaksi obat dapat terjadi dengan antibiotik tertentu seperti amoksisilin, eritromisin, dan doksisiklin, meningkatkan konsentrasi antibiotik dalam jaringan paru-paru. 
Hasil ini hanya untuk tujuan informasi. Untuk mendapatkan diagnosis atau saran medis, hubungi profesional.

PRODUK TERKAIT

Temukan kami di :
Butuh Bantuan ?

Keranjang Belanja

×

Ups, Belum ada barang di keranjang belanja Anda.

Belanja Sekarang !

Form Bantuan Whatsapp!

×