MEXON TAB
Detail Produk
MEXON merupakan obat yang mengandung Dexamethasone dan Dexchlorpheniramine Maleate. Dexamethasone merupakan obat kortikosteroid yang digunakan sebagai agen anti alergi, imunosupresan, anti inflamasi dan anti shock yang sangat kuat. Obat ini menekan migrasi neutrofil, mengurangi produksi prostaglandin (senyawa yang berfungsi sebagai mediator inflamasi), dan menyebabkan dilatasi kapiler. Hal ini akan mengurangi respon tubuh terhadap kondisi peradangan (inflamasi). Dexchlorpheniramine Maleate merupakan golongan anti histamine dengan sifat antikolinergik dan sedatif. Obat ini bekerja dengan cara menghambat efek dari histamin sehingga berbagai reaksi alergi itu dapat dikurangi. Penggunaan kombinasi dari kedua obat ini ditujukan untuk mengurangi gejala-gejala alergi yang disertai peradangan, keadaan yang memerlukan terapi dengan koritikosteroid diperlukan. Dalam penggunaan obat ini harus SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
Indikasi Umum
INFORMASI OBAT INI HANYA UNTUK KALANGAN MEDIS. – Untuk mengatasi kasus alergi disertai peradangan yang memerlukan terapi dengan kortikosteroid. – Demam parah karena radang pada selaput lendir hidung dan tenggorokan. – Asma saluran nafas yang parah dan kronis. – Peradangan kornea. – Iritis nongranulomatous.
Komposisi
Dexamethasone 0.5 mg, Dexchlorpheniramine Maleate 2 mg
Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Dewasa : 1 tablet, 3 kali sehari Anak : 0.5 tablet, 3 kali sehari.
Aturan Pakai
Sesudah makan.
Perhatian
HARUS DENGAN RESEP DOKTER. Dapat menyebabkan kantuk. Hindari mengemudi dan menjalankan mesin selama konsumsi obat ini. Hati-hati penggunaan pada pasien hipotiroidisme, sirosis hepatis, tuberkulosis. Hati-hati bila digunakan pada penderita gagal jantung, diabetes mellitus, herpes simplex pada mata, miastenia gravis, tukak lambung, gastritis/esofagitis, pasien dengan riwayat ulceratif kolitis. Konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum penggunaan obat ini pada ibu yang sedang menyusui. Kategori Kehamilan Dexamethasone : Kategori C: Mungkin berisiko. Obat digunakan dengan hati-hati apabila besarnya manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko terhadap janin. Penelitian pada hewan uji menunjukkan risiko terhadap janin dan belum terdapat penelitian langsung terhadap wanita hamil.